Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Berjalan Hikmad

Jepara – Peringatan hari lahirnya Pancasila tanggal 1Juni 1945 di SMA Negeri 1 Pecangaan diperingati melalui upacara bendera dengan hikmat dilapangan upacara SMA N 1 Pecangaan pada Sabtu pagi (1/6) pukul 08.00 Wib. Dalam pelaksaan upacara yang diikuti oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Pecangaan Drs. Noor Kholiq, M.Pd. para Dewan Guru, Staff dan Karyawan, dan para siswa siswi SMA N 1 Pecangaan.

Upacara yang dipimpin secara langsung oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Pecangaan Drs. Noor Kholiq, M.Pd sebagai inspektur upacara menyampaikan amanat dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Hariyono “

Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan ”Bhinneka Tunggal Ika”.


Dalam konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. Pertama kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatu sebagai satu bangsa. Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Kamo pernah disebut、’JAS MERAH”. Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride).


Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan ”Piagam Jakarta” oleh ”panitia kecil〃 tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persia pan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.


Kedua, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai “leitstars dinamis”, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Sebagai energi positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa Indonesia”

Meskipun dalam pelaksaan upacara peringatan hari lahir pancasila pada tahun 2019 ini telah memasuki masa cuti lebaran para Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Swasta, maupun para guru dituntut untuk mengikuti upacara tersebut.(SU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *